Dari Sisa Makanan Menjadi Berkah: Siswa SDIT Alam Al-Hikmah Belajar Budidaya Maggot BSF

MAGELANG Sabtu, 5 September 2026 – Bagaimana jika sisa makanan yang biasanya dianggap sebagai sampah justru dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai? Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu pintu masuk pembelajaran siswa SDIT Alam Al-Hikmah Magelang dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) “Budidaya Maggot BSF” bersama Program Studi Peternakan Universitas Tidar.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan materi di dalam ruangan. Siswa diajak mengenal sampah organik, memahami manfaat maggot Black Soldier Fly (BSF), menyaksikan demonstrasi, hingga terlibat langsung dalam praktik pemilahan sisa makanan dan pemberian pakan maggot.

Mengenal Sampah Organik dan Maggot BSF

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi, pembukaan, sambutan Kepala Sekolah sekaligus pembukaan kegiatan, serta penyampaian tujuan kegiatan oleh Ketua Tim PkM. Setelah itu, peserta mengikuti foto bersama dan pre-test sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Memasuki sesi utama, siswa, guru, dan komite mendapatkan pengenalan mengenai sampah organik dan dampaknya terhadap lingkungan. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan maggot BSF beserta manfaatnya.

Para peserta juga diperkenalkan pada tahapan budidaya maggot, mulai dari siklus hidup, media, pakan, pemeliharaan, hingga pemanenan. Dengan demikian, peserta tidak hanya mengetahui apa itu maggot, tetapi juga memahami gambaran proses budidayanya.

Dari Teori Langsung ke Praktik

Salah satu bagian yang menarik dalam kegiatan ini adalah sesi demonstrasi. Tim PkM memberikan contoh secara langsung mengenai persiapan media, pemberian pakan, dan pemeliharaan maggot.

Setelah menyimak demonstrasi, giliran siswa untuk terlibat langsung. Bersama Tim PkM dan guru, siswa melakukan praktik pemilahan sisa makanan dan penyiapan media atau pakan maggot.

Tidak berhenti di situ, siswa juga mempraktikkan secara langsung pemberian sisa makanan sebagai pakan maggot. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang konkret karena siswa dapat melihat hubungan antara kebiasaan mengelola sisa makanan dengan upaya pemanfaatannya dalam budidaya maggot.

Menumbuhkan Kepedulian terhadap Lingkungan

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan refleksi singkat dan tanya jawab selama praktik. Siswa, guru, dan komite memperoleh kesempatan untuk berdiskusi bersama Tim PkM mengenai kegiatan yang telah dilakukan.

Bagi SDIT Alam Al-Hikmah Magelang, kegiatan seperti ini menjadi pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa diajak tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga belajar bahwa sisa makanan dapat dikelola dan dimanfaatkan melalui proses yang tepat.

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat “Budidaya Maggot BSF”, diharapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh siswa dapat menjadi langkah kecil untuk membangun kebiasaan mengelola sampah organik dengan lebih bijak.

Belajar dari lingkungan, memanfaatkan yang tersisa, dan menumbuhkan kepedulian sejak dini—karena menjaga bumi juga dimulai dari kebiasaan sederhana di sekitar kita.

SDIT Alam Al-Hikmah Magelang
Belajar, Berkarya, dan Peduli Lingkungan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *